Satu – satunya film Korean action yang menurut saya patut disejajarkan dengan film action asal Hollywood lainnya.

Apa yang akan kita lakukan jika orang yang paling berharga bagi kita berada dalam bahaya namun kita tidak bisa menyelamatkannya? Menyesal, itu sudah pasti. Namun jika kita diberi kesempatan lagi untuk menyelamatkan orang lain yang juga berharga dalam hidup kita, apa yang akan kita lakukan? Akankah kita jatuh lagi di lubang yang sama? Berusaha menyelamatkannya dengan sekuat tenaga tentunya, berusaha untuk menggenggam tangannya dan menyelamatkan keberadaannya, mempertahankan eksistensinya, pasti. Inilah yang dialami Cha Tae Shik yang diperankan oleh Won Bin, seorang pria misterius yang memiliki kemampuan bertarung dan analisis luar biasa. Ia berusaha menyelamatkan Soo Mi, di perankan oleh Kim Saeron ( aktris favorit saya sejak menonton Hi School Love On-nya Woohyun ❤ ), seorang anak perempuan kecil yang terlibat kasus perdagangan narkoba dan organ – organ tubuh manusia yang dijual secara ilegal  keluar negeri dan tanpa izin serta tanpa sepengetahuan pemerintah Korea Selatan.

Kali ini kita akan mereview film action asal negeri ginseng yang diperankan oleh aktor tampan favorit kita yaitu Won Bin. Berjudul The Man From Nowhere, atau yang biasa disebut ‘Ahjussi’ yang berarti paman, karena dalam film ini, Won Bin atau Cha Tae Shik dipanggil oleh Soo Mi dengan sebutan Ahjussi. Film asal Korea Selatan ini termasuk salah satu film dengan banyak adegan berdarah, dan adegan perkelahian fisik maupun menggunakan pistol, jadi untuk Kpopers yang takut melihat darah saya sarankan untuk jangan menonton film ini. The Man From Nowhere atau lebih sering disebut Ahjussi, bercerita tentang Cha Tae Shik yang berusaha mati – matian menyelamatkan Soo Mi, anak perempuan dari tetangga Cha Tae Shik yang diculik oleh sekelompok mafia pengedar narkoba dan perdagangan organ – organ tubuh manusia secara ilegal. Ibu Soo Mi dibunuh secara keji dan seluruh organ – organ tubuhnya dijual oleh mafia – mafia tersebut. Disini Cha Tae Shik terlibat dalam pembunuhan ibu Soo Mi karena mayat Ibu Soo Mi ditaruh di bagasi belakang mobil Cha Tae Shik dengan sengaja oleh para penjahat mafia yang dikejar oleh Cha Tae Shik.

 

ajusshi7

Mengapa Cha Tae Shik mau menyelamatkan Soo Mi yang hanya seorang tetangganya saja? Disini Soo Mi mengingatkannya akan masa lalunya yang kelam, dan ternyata Cha Tae Shik dulunya adalah seorang agen handal dan profesional dari USA yang mengundurkan diri karena masa lalunya yang kelam. Kisah yang sangat mengharukan juga menegangkan bercampur menjadi satu, ditambah akting Won Bin yang sangat keren, terutama saat berkelahi melawan mafia – mafia sendirian benar – benar daebak (baca = luar biasa). Action yang sangat terasa dan brutal benar – benar film yang sangat bagus untuk penggemar movie action. Jarang kita menemukan film bergenre action buatan Korea Selatan sebagus The Man From Nowhere, pengecualian untuk City Hunter yang diperankan oleh Lee Min Ho.

Dari segi plot dan alur cerita, film ini layak untuk disejajarkan dengan film action Hollywood yang terkenal lainnya. Alur cerita yang tidak terlalu monoton dan membuat penonton selalu berusaha menebak – nebak apa yang akan terjadi dalam adegan selanjutnya. Bagi para Kpopers saya tebak mungkin akan kurang menyukai film dengan banyak adegan kekerasan ini, terutama saat adegan Cha Tae Shik operasi mengeluarkan peluru dari perutnya tanpa obat bius, ngeri banget ngeliat wajahnya Cha Tae Shik menahan sakit, Won Bin benar – benar mendalami perannya, daebak >_<.

Sayangnya dalam film ini juga tidak ada genre romance, walaupun ada sedikit sentuhan comedy yang kurang gereget.

 

wonbin

God Bless, oppa abs… ❤

Dari segi visual sangat – sangat memuaskan para penonton, film ini sangat bagus dalam kategori action, apa lagi buatan Korea Selatan. Adegan pertempuran terutama saat Cha Tae Shik bertarung dengan brutal hanya dengan menggunakan pisau, sedangkan musuhnya menggunakan pistol benar – benar menjadi tambahan aksi yang memukau sekaligus menambah daya tarik Won Bin dalam film ini, pantas saja Won Bin menjadi best actor di Korea Selatan sejajar dengan Rain Bi, Hyun Bin, Choi Si Won, maupun Lee Min Ho, bahkan mungkin diatas mereka. Penonton jangan kaget ketika ada scene Won Bin topless sambil memotong rambut gondrongnya, saya lebih suka melihat Won Bin dengan potongan rambut barunya itu yang terlihat manly seperti dalam cover movienya.

Namun untuk ending entah kenapa saya kurang puas akan akhir dari film ini, walaupun ia berhasil menyelamatkan Soo Mi namun Cha Tae Shik juga kemudian di jebloskan ke penjara karena memang sejak awal berhubungan dengan mafia – mafia tersebut. Ending yang mengharukan pun tak dapat dihindari setelah mengira bahwa Soo Mi sudah tewas terbunuh. Film ini menyiratkan bahwa masih banyak kasus – kasus perdagangan organ – organ tubuh manusia di belahan dunia ini yang belum diketahui hukum. Perjuangan gigih Cha Tae Shik untuk menolong Soo Mi pun menggambarkan bahwa kita harus sekuat tenaga untuk melindungi ataupun membahagiakan orang yang kita sayangi, karena tanpa mereka kita bukanlah apa – apa. Walaupun Soo Mi hanya anak kecil biasa sebagai tetangganya Cha Tae Shik yang suka mengganggu, namun karena masa lalunya Cha Tae Shik, ia tidak ingin kehilangan orang yang berharga lagi, setelah apa yang pernah menimpanya di masa lalu. Memang penyesalan selalu datang terlambat, namun kesempatan terkadang bisa muncul kembali, asalkan kita tidak lagi terjatuh di lubang kesalahan yang sama.

 

Tambahan foto Kim Saeron di movie Ahjussi (Soo Mi) dan drama Hi! School Love On (Lee Seul Bi & Shin Woohyun ❤ ).

55333482-1287456137-kim-sae-ron-11 idse33wbhtalu7ipjae4fgm3dfvb6sld_hq

 

 

 

 

Baca juga Korean Movie Review: MR. IDOL!

Advertisements